Home » Blog » DIY Tuan Rumah Kejurnas Dansa 2011
Saturday, December 17th 2011. Posted in Blog

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Tahun ini, Daerah Istimewa Yogyakarta mendapat kehormatan menjadi tuan rumah dalam kejuaraan nasional (kejurnas) olahraga dansa Tanah Air, Kejuarnas VI Olahraga Dansa Indonesia 2011. Rencananya, kegiatan tahunan itu akan digelar Minggu (18/12) di Grha Sarina VIDI, Sleman, Yogyakarta.

Wakil Ketua Panitia Kejurnas, Emmi Dwiyani mengatakan, dipilihnya Yogyakarta sebagai tempat penyelenggara kejuarnas, sebagai tundak lanjut Rakornas 2010 sebelumnya di Semarang lalu. Pada kesempatan tersebut, Yogyakarta secara aklamasi ditunjuk sebagai tuan rumah Kejurnas Dansa VI 2011.

“Selain itu, mungkin karena potensi pedansa Yogya yang dinilai sangat potensial di Tanah Air. Jadi dengan alasan itu pula kami menjadi tuan rumah kejurnas lagi untuk kedua kalinya setelah tahun 2004 lalu,” katanya beserta rombongan Pengprov IODI DIY, saat berkunjung ke Kantor Harian Pagi Tribun Jogja, Jumat (16/12).

Emmi berujar, hingga berita ini diturunkan, pihaknya telah mengantongi sebanyak 140 pasangan penari dari 12 propinsi dari seluruh Indonesia. Mereka siap bersaing untuk menjadi yang terbaik dalam kejuaraan tahunan penari nasional itu.

Mengenai banyaknya peserta, Emmi menyatakan bahwa jumlah yang telah mendaftar ke panitia kejurnas kali ini sudah memenuhi target yang ditetapkan sebelumnya. Untuk itu, pihaknya hanya tinggal melakuakan persiapan terakhir guna menggelar pertandingan.

Pada kejurnas nanti, panitia akan memperlombakan dua kategori, yakni standar dan latin, yang akan dibagi menjadi kelas juvenille, juniro, dan senior. Seluruh peserta diwajibkan menaati peraturan yang ditetapkan oleh panitia penyelenggara.

Dalam keikutsertaannya di kejurnas dansa sebelumnya tahun lalu di Semarang, DIY hanya menempati posisi juara umum II, di bawah Jawa Timur, yang menjadi juara umum I. Untuk itu, pada penyelenggaraannya tahun ini, Pengprov Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI) DIY mematok target juara umum I.

“Tahun lalu kami hanya selisih satu emas dari Jawa Timur. Tahun harus harus menjadi tahun kami untuk juara umum I. Selain itu, kejuaraan di gelar di Yogya,” tuturnya.

sumber : jogja.tribunnews.com 17 Desemeber 2011 (Joko Widiyarso)