Home » Blog » IODI Mengadakan Kejurprov
Friday, August 3rd 2018. Posted in Blog

Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI) Kaltim bakal melakukan seleksi atlet menuju kejuaraan nasional (kejurnas) di Medan, September mendatang.

Penjaringan atlet tersebut dikemas dalam kejuaraan provinsi (kejurprov) junior dan senior yang rencananya berlangsung di Samarinda, 1-5 Agustus.

Sekretaris IODI Kaltim, Luhur Wicaksono mengatakan, hingga saat ini persiapan event kedaerahan itu telah berjalan 90 persen. Direncanakan kejurprov dilaksanakan di lantai tiga Gedung PU Kaltim Jalan Tengkawang, Samarinda.

“Ada 17 nomor tanding junior dan 17 nomor senior yang akan dipertandingkan di kejurprov nanti,” ujar Luhur, Senin (30/7).

Diklaim, mempertandingkan 17 lomba tersebut telah sesuai nomor yang akan dipertandingkan di PON XX 2020 Papua mendatang. Disebutkan, sebelum berlaga di kejurprov, peserta akan menjalani dance camp mulai besok (1/8) hingga 3 Agustus.

Dance camp ini merupakan rangkaian kegiatan. Selain kejurprov, kami juga akan menggelar rapat kerja provinsi (rakerprov),” ungkap Luhur.

Adapun peserta yang ambil bagian pada Kejurprov IODI 2018, terdiri dari delapan kabupaten/kota. Yakni, Samarinda, Balikpapan, Kutai Timur, Kutai Barat, Paser, Bontang, Berau, dan Kutai Kartanegara.

“Sementara untuk kepengurusan Penajam Paser Utara dan Mahakam Ulu (Mahulu) belum ada. Jadi, nanti akan sekaligus dibahas pada rakerprov terkait pembentukan dua pengcab tersebut,” sambung Luhur.

Disinggung soal persiapan kejurnas, Luhur mengatakan, selain pemenang dari tiap nomor di kejurprov, mantan atlet PON XIX 2016 ini juga bakal mereka boyong ke event nasional yang dilaksanakan di Medan pada 7-10 September.

“Kami akan bawa atlet terbaik. Karena kejurnas ini menjadi penentu atlet untuk bisa tampil di Pra-PON 2019,” tutur Luhur.

Dia melanjutkan, sesuai aturan Pengurus Besar (PB) IODI, peserta yang boleh ikut PON harus sudah berlaga pada dua kejurnas terakhir. Artinya, kejurnas di Medan menjadi satu-satunya pintu masuk menuju seleksi di Pra-PON 2019.

“Lewat kejurnas nanti, kami bisa mengukur seluruh kekuatan tiap provinsi. Karena itu, kami optimistis bisa memberikan prestasi terbaik untuk Kaltim di Pra-PON 2019 dan PON XX 2020 Papua jika memang lolos,” pungkas Luhur.