Home » Blog » koni-berharap-dancesport-semakin-dikenal
Friday, August 3rd 2018. Posted in Blog

Sebanyak 767 orang ikuti pelatihan pelatih dansa latin pemula dancesport 2018 di Gor Lila Bhuana, Denpasar, Bali, Sabtu (28/7/2018).

Ketua Umum Pengprov Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Bali, Ni Made Suparmi memaparkan, peserta yang mengikuti acara pelatihan pelatih dansa latin pemula dancesport 2018 melebihi target.

Pasalnya, Pengprov semula hanya menargetkan 500 peserta.

“Peserta 767 yang terdaftar, kami mencetak baju sampai 800, harapan awal kami pesertanya 500, ternyata begitu banyaknya peserta yang ingin mengenal dansa, ya kami welcome, jadi kami mengkondisikan sebanyak-banyaknya,” ucapnya.

Ia mengatakan, para peserta yang menghadiri acara tersebut ialah siswa SMA/SMK, mahasiswa, dan guru olahraga yang ada di Bali.

“Yang datang ada guru olahraga yang kami undang melalui Dispora, ada mahasiswa dan siswa SMA/SMK di provinsi Bali. Jadi kami mengedepankan terutama guru. Guru kami kondisikan minimal bisa memperkenalkan basic dasar, jadi nanti bisa diperkenalkan pada siswanya,” katanya.

Ia berujar akan ada 5 narasumber yang membawakan materi pada acara pelatihan pelatih dansa latin pemula dancesport 2018.

Narasumber tersebut di antaranya dari Kemenpora Nurosi Nurasjati dan Maryatno, dari PP IODI Dedy Ratmoyo, Jaka Wijaya dan Sakinah.

Suparmi berkata kategori yang difokuskan dalam acara tersebut ialah kategori latin.

“Kami lebih fokus ke kategori latin, jadi latin itu ada 5 kategori, nanti kita lebih ke basic teknik dasar di kategori latin, dan nanti juga ada penyampaian tentang penilaian dari juri, penjumlahan nilai,” tuturnya.

Ia berharap dari acara tersebut dapat lahir pelatih dancesport yang dapat menyebarkan olahraga dancesport kekabupaten-kabupaten yang ada di Bali.

“Harapan kami dari pelatihan ini lahir pelatih dancesport yang bisa menyebarkan virus dancesport di kabupaten-kabupaten, supaya kedepan atlet dancesport lebih banyak lagi,“ ujarnya.

Ia berharap dapat kembali bekerja sama dengan Kemenpora dan acara seperti pelatihan pelatih dansa latin pemula dancesport 2018 dapat diadakan lagi tahun depan.

Kabid Pendidikan dan Penataran KONI Bali, Anak Agung Ngurah Gede Sujaya juga memaparkan harapannya pada acara tersebut.

“Kami berharap, pelatihan dancesport untuk pemula ini berkembang lebih banyak, jadi kalau bisa ini mempercepat proses penguasaan dance bagi pemula dan nanti berlanjut ke tingkat yang lebih tinggi. Kan dance ini belum banyak diketahui oleh masyarakat, jadi dengan adanya banyak pelatih, kami harapkan mereka langsung bersosialisasi, jadi membina sekaligus membentuk karakter anak-anak muda kedepan. Kami harapkan di sekolah bisa berkembang, jadi mereka kan belum kenal awalnya, sekarang dengan melihat langsung dan ada pelatih ini saya yakin kedepan akan berkembang, dan mereka akan dikenal di sekolah-sekolah,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, rasa terima kasih pada IODI Bali yang telah membuat kegiatan seperti Pelatihan Pelatih Dansa Latin Pemula Dancesport.

“Kami bersyukur adanya ide gagasan dan inisiatif dari IODI yang dalam hal ini dipimpin oleh ibu Made Suparmi, jadi kami berterima kasih karena kami memang membutuhkan, semakin banyak kegiatan pembinaan keolahragaan di masyarakat itu berarti generasi muda kita akan semakin banyak terbina, jadi terarah ke arah perilaku positif, untuk membangun bangsa dan negara kita kedepan,“ ucapnya.(*)