Home » Cara Mengukur Kaki

Berikut perbandingan ukuran EUR US JAPAN kedalam CM, INCHES dsb :

Biasanya yg sering dipakai di Indonesia ukuran Eropa,,
Jadi jika diukur berdasarkan centimeter maka menjadi :

SIZE 35 = 22cm – 22.5cm
SIZE 36 = 22.5cm – 23cm
SIZE 37 = 23cm – 23.5cm
SIZE 38 = 23.5cm – 24cm
SIZE 39 = 24cm – 24.5cm
SIZE 40 = 24.5cm – 25cm
SIZE 41 = 25.5cm – 26cm
SIZE 42 = 26cm – 26.5cm
SIZE 43 = 26.5cm – 27cm

Untuk menghasilkan sepatu yang nyaman, tidak hanya telapak kaki yang
harus diukur. Tergantung pada mode sepatu yang diinginkan,
bagian-bagian lain juga diukur menggunakan alat pengukur (meteran
jahit).

1. Panjang Kaki
Panjang kaki merupakan komponen utama dalam menentukan ukuran sepatu.
Ukur dari ujung jari kaki paling panjang, hingga ujing tumit paling
belakang.

2. Lebar Kaki
Lebar dan panjang kaki bisa didapatkan dengan cara menggambar kaki
pelanggan di atas selembar kertas. Lebar kaki diukur dari bagian
tulang yang menonjol di bagian dalam kaki.

3. Lingkar Depan
Lingkar depan sangat dibutuhkan apabila kaki memiliki tulang kaki
bagian dalam yang sangat menonjol. Ukurlah lingkar depan dengan
menggunakan meteran jahit.

4. Lingkar Atas
Lingkar atas dibutuhkan untuk sepatu yang menutup bagian atas depan kaki.

5. Tiang Belakang
Ukuran tiang belakang dibutuhkan untuk model sepatu yang menggunakan
tali pergelangan dan model sepatu sling back.

6. Lingkar Pergelangan

Ukuran lingkar pergelangan sangat penting untuk model sepatu yang
menggunakan tali pergelangan.